17 Tips Agar Motor Aman Dari Maling

17 Tips Agar Motor Aman Dari Maling yang kami rangkum ini mungkin sudah tidak asing bagi beberapa orang. Bisa dikatakan jika tips ini sangat sederhana, namun bisa mencegah maling untuk tidak mencurinya.

Seperti yang sudah dikutip dari berbagai sumber di internet, bisa saja jika anda menamukan berbagai tips untuk supaya motor lebih aman dari maling.

17 Tips Agar Motor Aman Dari Maling

Maka dari itu, dengan sedikit referensi dan bisa dijadikan bahan pengamanan tambahan. Maka tidak ada salahnya jika kami jabarkan beberapa tips yang juga pernah di terapkan secara pribadi.

Sekedar untuk diketahui, dijaman yang sudah serba berkembang seperti sekarang ini. Tidak mustahil jika maling selalu memperbarui cara untuk bisa mengambil barang incarannya. Meski tidak seratus persen, minimal anda melakukan pencegahannya.

17 Tips Agar Motor Aman Dari Maling

Apa saja tips yang bisa dilakukan supaya motor tidak mudah untuk dicuri oleh maling? Menyimak dari beberapa sumber, berikut tips yang bisa anda lakukan.

1. Memasang Alarm Pada Motor

Untuk beberapa jenis motor, bisa jadi jika fitur ini memang sudah tersedia dari bawaan pabrik. Tidak terkecuali motor keluaran baru yang ketika terjadi gerakan mencurigakan, akan berbunyi layaknya alarm.

Namun bagaimana untuk jenis motor keluaran lama? Tentu harus membeli dan memasang alat tersebut secara manual.

Bisa dikatakan jika alarm ini mempunyai fungsi yang cukup baik. Termasuk juga untuk mengeluarkan bunyi pada saat ada tindakan yang dianggap mencurigakan.

2. Memilih Lokasi Parkir Yang Dekat CCTV

kamera pengintai yang memang secara umum dipasang pada lokasi tertentu, memberikan kita keuntungan yang lebih, khususnya ketika hendak memarkir motor.

Nah, pada saat lokasi parkir motor tercakup dalam jangkauan CCTV, maka secara tidak langsung juga akan mencegah maling untuk mencuri motor kita. Pasalnya maling akan berpikir ulang untuk mengambil motor tersebut.

Dalam hal ini, maling juga takut jika wajah mereka terekam oleh kamera cctv, sehingga kondisi tersebut bisa saja berujung pada penangkapan, atau sebagai alat bukti kepada pihak kepolisian.

3. Perkirlah Kendaraan Di Tempat Resmi

Tidak hanya memilih lokasi yang terjangkau oleh cctv, namun untuk yang lebih aman. Anda juga harus memperhatikan lokasi dimana anda akan memarkir motor.

Dalam hal ini, tempat parkir motor juga menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan oleh maling. Sebab apabila lokasi lebih mudah, tidak menutup kemungkinan mereka akan leluasa menjalankan aksi.

Berbanding terbalik jika anda memilih tempat parkir resmi, yang sistem penjagaannya dinilai lebih ketat dan aman. Dalam hal ini, ada karcis yang harus dibayar sekaligus menjadi alat untuk keluar masuk tempat parkir tersebut.

Bahkan adapula di sebagian tempat parkir resmi, mengharuskan bagi pengendara untuk menunjukkan STNK kendaraan, tujuannya ialah untuk mencegah aksi pencurian.

4. Memarkir Motor Di Tengah-tengah

Walau sudah ada upaya untuk mencari tempat parkir di lokasi resmi. Akan tetapi masih saja ada celah untuk maling merencanakan aksi mereka.

Maka dari itu, dengan memarkir motor pada posisi paling tengah, setidaknya bisa mencegah dan mempersulit gerak maling untuk mencuri motor anda.

Secara ingkat, anda harus mencari lokasi parkir yang kanan atau kirinya diapit dengan motor orang lain yang juga parkir disana.

5. Hindari Meninggalkan Barang Di Motor

Lantaran motor sudah diparkir dan dianggap aman, kebanyakan orang juga menaruh barang berharga didalam jok motor mereka.

Padahal tindakan tersebut sangatlah salah, dan mungkin akan sangat rawan kehilangan. Sebab barang yang ditaruh dalam jok, bisa diambil dengan mudah oleh maling.

Selain itu, pada saat menaruh barang berharga di atas motor, kemungkinan hal tersebut juga bisa menjadi penarik bagi maling untuk datang mengambilnya.

6. Jangan Lupa Mencabut Kunci Kontak

Tidak berbeda dengan menaruh barang di dalam jok motor, kuncu kontak merupakan poin penting yang menjadi akses kendali pada motor.

Sebab tanpa adanya kunci kontak, maka maling akan lebih sulit untuk mengambil motor yang anda parkir.

Sangat berbeda jika kunci tersebut ketinggalan dan masih melekat pada motor. Maka motor anda pun akan menjadi sasaran empuk yang sangat mudah untuk diambil.

7. Jangan Sampai Lupa Mengunci Stang

Meski tidak dijelaskan, mungkin kunci stang ini sudah menjadi suatu hal yang wajib ketika anda memarkir motor. Baik di halaman rumah atau ditempat-tempat umum.

Kunci stang yang dianjurkan ialah mengatur posisi ketika motor dalam keadaan standar tengah. Yakni dengan mengunci pada hadap atau arah berlawanan.

Tujuannya ialah untuk meminimalisir akses lubang kunci, yang pada akhirnya akan mempersulit tindakan maling untuk menjalankan aksinya. Sehingga motor pun akan lebih aman.

8. Memasang Kunci Ganda

Secara umum, maling mempunyai berbagai cara untuk mencuri motor, khususnya bagi anda yang selalu teledor dengan sistem keamanan bawaan pabrik. Seperti halnya mengunci stang, dll.

Sekedar untuk menambah keamanan ekstra, maka tidak ada salahnya anda membawa bekal gembok atau kunci ganda yang bisa diterapkan pada motor anda.

Biasanya kunci gembok bisa dipasang pada bagian piringan cakram (rem depan), atau bisa juga di rantai, atau area lain.

Jenis gembok yang digunakan pun bervariasi, namun yang paling mudah ialah gembok cakram yang haragnya pun relatif murah.

9. Mempunyai Hubungan Baik Dengan Petugas Parkir

Tidak ada salahnya jika anda mengakrabkan diri atau berkenalan dengan petugas parkir di wilayah anda sering kunjungi. Apalagi anda sering memarkir motor paada area tersebut.

Dengan mengenal petugas parkir, maka anda pun akan memperoleh prioritas dari si petugas tersebut. Bahkan bisa jadi motor anda akan dijaga lebih baik.

Salah satu cara yang bisa dilakukan ialah dengan mengajak minum, memberi makanan ringan, atau beberapa hal yang sekiranya anda membuat anda lebih akrab dengan petugas tersebut.

10. Memaksimalkan Fitur Secure Key System (SKS)

Bagi motor keluaran terbaru, sudah bisa dipastikan akan dilengkapi dengan fitur SKS, yang bisa memaksimalkan keamanan motor.

Akan tetapi, terkadang ada pula beberapa pengguna yang tidak memanfaatkan fitur tersebut. Alasannya karena cukup rumit, ribet, atau sejenisnya.

Namun dengan fitur yang sudah langsung aktif, tentu alasan tersebut tidak berlaku. Salah satunya ialah ketika mengunci stang motor, maka secara motor fitur SKS akan aktif otomatis.

Akan tetapi, jika fitur tersebut masih tidak bisa aktif, maka anda bisa menutupnya secara manual. Selain keamanan lebih maksimal, penutup ini juga mencegah masuknya benda asing.

11. Memasang Saklar Rahasia

Bagi pengendara motor yang mempunyai sistem kewaspadaan yang sangat tinggi, bisa jadi jika tips ini begitu penting untuk diterapkan.

Salah satu tipsnya ialah dengan menambahkan saklar untuk menyalakan mesin yang mempunyai fungsi untuk memutus aliran listrik.

Sehingga meski kunci kontak sudah dalam keadaan ON, namun saklar masih belum dinyalakan, mesin motor pun tetap tidak akan menyala.

Cara penerapan pun terbilang mudah, akan tetapi anda harus membawa ke bengkel dan konsultasi dengan mekanik yang menangani motor anda.

12. Memaksimalkan Fitur Standar Samping Otomatis

Meski tidak semua motor matic dibekali dengan sistem on-of standar samping, namun kebanyakan di motor baru sudah ada fitur tersebut.

Yakni dengan di standar samping atau standar samping dalam keadaan terbuka, maka motor tidak akan menyala meski sudah dikunci kontak.

Secara tidak sadar, fitur ini akang menghambat dan menambah waktu untuk motor bisa menyala. Khususnya bagi maling yang kebanyakan terburu-buru.

Tipsnya ialah ketika motor di standar tengah, maka tidak ada salahnya jika standar samping juga dibuka.

13. Mencabut Fuse (Sekring)

Mungkin tidak semua motor bisa mengakses sekring dengan mudah, sebab letaknya yang tidak terlihat. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika anda jika anda mencoba tips ini, khususnya pada motor sport yang umumnya berada di bawah jok.

Pada saat sekring dicabut, maka secara otomatis sistem kelistrikan jiga tidak akan jalan. Yang pada intinya, motor memang dalam kondisi mati total.

Meski kontak sudah di ON-kan, dan juga dilakukan starter bawah, tapi sekring belum dipasang. Motor tidak akan menyala.

14. Menutup Motor Dengan Cover

Cover ini secara umum digunakan supaya motor tidak kepanasan, terkena debu (kotoran), atau juga supaya tidak kehujanan. Akan tetapi, cover motor juga bisa mencegah perhatian maling.

Sebab motor dalam keadaan tertutup, meminimalisir keinginan maling untuk mengambil. Pasalnya motor tidak terlihat atau tidak memancing maling untuk mencurinya.

15. Memanfaatkan Engine Cut Off

Pada jenis motor sport, secara umum dibekali dengan fitur (tombol) engine cut off yang berada di stang sebelah kanan motor, yakni berwarna merah.

Pada saat hendak memarkir motor, maka tidak ada salahnya jika anda mengaktifkan tombol tersebut. Sebagai tujuannya, ialah untuk mempersempit resiko dan ruang gerak maling.

16. Menempel Stiker Pengenal

Bisa jadi jika stiker tidak mempunyai peranan yang begitu aktif, akan tetapi dengan penempatan yang tepat, tentu stiker pengenal ini bisa jadi bukti pada saat motor dicuri orang.

Stiker disini tidak harus berupa gambar, bahkan anda pun bisa menyamarkan stiker tersebut dengan sebuah tulisan, angka, atau hal yang menurut anda mempercantik penampilan motor.

Maka dengan demikian, maling tidak akan berkutik ketika motor tersebut ketemu di pinggir jalan. Pasalnya anda mempunyai pengenal yang ditempel pada bagian motor tersebut.

17. Asuransikan Motor

Jika motor yang anda punya tergolong pada jenis kendaraan premium (mahal), maka akan lebih baik jika memanfaatkan asuransi kendaraan.

Sebagai tujuannya, tidak hanya melulu untuk mencegah maling. Akan tetapi juga bisa diklaim ketika terjatuh (kecelakaan), atau bahkan hilang karena dicuri maling.

Dengan demikian, anda pun bisa memperoleh ganti dari pihak asuransi. Namun dengan kelemahan, yakni anda harus membayar iuran tiap bulan.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum mengenai 17 Tips Agar Motor Aman Dari Maling. Semoga bisa membantu.

Belum ada Komentar untuk "17 Tips Agar Motor Aman Dari Maling"

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel