5 Cara Merawat Motor Kawasaki W175

5 Cara Merawat Motor Kawasaki W175 mungkin terbilang klasik, meski tergolong jenis motor keluaran baru, namun W175 masih menggunakan sistem pembakaran karburator.

Dan pada kondisi tertentu, motor karburator memerlukan perawatan yang terbilang beda dengan jenis injeksi. Bahkan dari sisi kondisi, penggantian oli, dan pengecekan komponen lain, harus diperhatikan secara menyeluruh.

5 Cara Merawat Motor Kawasaki W175

Nah seperti yang kita ketahui, Kawasaki W175 masuk pada jenis motor keluaran baru. Akan tetapi motor ini diproduksi dengan kesan klasik, yakni berbodi retro.

Sedangkan dari sisi lain, desain motor pun mengutamakan kenyamanan dari pengendara. Sehingga tidak mudah capek, pegal, ataupun sejenisnya.

Pada saat anda ingin mengendarai motor santai, tentu motor ini akan sangat menunjang penampilan. Selain unik, Kawasaki model W175 juga cocok untuk semua kalangan.

Yang menjadi masalah adalah, terkait dengan perawatan dan juga beberapa hal tersebut dengan memaksimalkan kinerja motor tersebut.

Sehingga kami pun merasa tertantang untuk berbagi mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan, khususnya bagi anda pengendara motor W175.

5 Cara Merawat Motor Kawasaki W175

Secara umum, perawatan pada motor Kawasaki W175 lebih mudah ketimbang dengan jenis motor yang sudah menerapkan sistem injeksi.

Dengan kata lain, perawatan tersebut hanya perlu dilakukan secara rutin. Tujuannya ialah supaya tidak ada penyumbatan pada karburator, atau hanya dengan mengganti oli mesin.

Supaya informasi tentang tips dan triksnya lebih lengkap, silahkan anda simak pada daftar yang sudah kami tulis dibawah ini.

1. Kontrol Kebersihan Karburator

Apabila dibahas secara singkat, karburator merupakan komponen yang mempunyai fungsi sebagai sistem pembakaran. Alat ini banyak digunakan pada motor jenis jadul.

Akan tetapi, ketika disimak dari segi perawatan, motor dengan karburatir terbilang lebih mudah. Pasalnya hanya perlu melakukan pembersihan secara berkala.

Ketika anda tidak bisa membersihkan sendiri, lantaran tidak punya pengalaman di bidang servis motor, atau dengan alasan tidak punya alat untuk membongkar.

Maka anda pun bisa membawa motor ke bengkel langganan. Jika ingin yang lebih maknyus, tentu bisa dikontrol di bengkel resmi.

Dengan menerapkan langkah tersebut, maka karburator pun tidak akan kotor atau bahkan mencegah terjadinya penyumbatan. Dari sisi kinerja, mesin motor akan tetap optimal.

2. Mengecek Kebersihan Filter Udara

Masih ada hubungannya dengan karburator, filter udara mempunyai fungsi penting dalam menyaring udara yang masuk pada sistem pembakaran karburator.

Selain bertujuan untuk meminimalisir pembuangan bahan bakar, dengan manfaat untuk menghemat bahan bakar. Fungsi lainnya pun untuk mencegah adanya kemungkinan debu masuk pada karburator.

Dalam hal ini, filter akan menyaring udara yang masuk, dengan maksud mendukung sistem pembakaran menjadi lebih satabil.

3. Mengecek Kondisi Busi

Sama halnya dengan penjelasan yang kami tulis di beberapa postingan sebelumnya, busi mempunyai peranan pada sistem pengapian motor.

Apabila busi tidak bisa mengeluarkan percikan api (mati), maka secara otomatis, mesin pun tidak akan hidup.

Sedangkan untuk kejadian yang paling umum, khususnya ketika kinerja busi sudah tidak normal. terkadang kondisi mesin menyala putus-putus, bahkan bunyinya pun tidak stabil.

Ketika sudah terjadi hal demikian, menjadi pertanda jika busi sudah saatnya diganti. Termasuk juga pada motor retro Kawasaki W175.

4. Mengganti Oli Mesin Secara Rutin

Untuk merawat kinerja mesin tetap optimal, penggantian oli mesin pad motor W175 terbilang cukup penting. Pasalnya oli mempunyai peranan untuk melumasi komponen mesin serta meminimalisir gesekan.

Perlu diperhatikan pula, penggantian oli pun harus memperhatikan tingkat kekentalan oli (SAE) yang dianjurkan. Untuk W175 sendiri, setidaknya menggunakan oli 10w-30.

Sebisa mungkin untuk menggunakan oli dengan harga atau produk yang lebih terkenal. Pasalnya harga tidak akan membohongi kualitas.

5. Menggunakan Sparepart Asli (Original)

Ketika sudah sampai pada kondisi komponen rusak, ada baiknya jika diganti dengan sparepart (onderdil) asli dari Kawasaki.

Alasannya ialah, supaya sparepart yang digunakan memang cocok dan sesuai dengan mesin. Tanpa harus ada modifikasi atau sejenisnya.

Dengan demikian, akan sangat berpengaruh pada kinerja mesin. Bahkan onderdil original masa pakainya akan lebih awet.

Nah, selain beberapa keterangan yang sudah kami rangkum diatas, dibawah ini kami juga menyediakan daftar kelebihan dan kekurangan dari mesin motor Kawasaki W175. Simak baik-baik ya!

1. Kelebihan Motor Kawasaki W175

  • Membawa tampilan retro klasik berbalut gaya jadul yang unik.
  • Finishing body sangatlah rapi dan menarik.
  • Posisi duduk dalam berkendara sangat nyaman, imbasnya pengendara tidak akan mudah capek.
  • Body terbuat dari plastik tebal, serta penerapan cat juga sangat tebal dan tidak mudah lecet.
  • Mempunyai tenaga mesin dengan kapasitas 150cc.

2. Kekurangan Motor Kawasaki W175

  • Sistem pembakaran masih menggunakan karburator
  • Rem belakang tromol yang dianggap kurang efisien.
  • Tidak ada indikator bensin
  • Dinilai masih ketinggalan zaman.

Secara dasar, semua penilaian tergantung dengan individu masing-masing pengendara. Namun jika dari sisi tampilan, W175 masih menjadi tunggangan yang gagah.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami sampaikan, semoga 5 Cara Merawat Motor Kawasaki W175 ini bisa menjadi referensi.

Belum ada Komentar untuk "5 Cara Merawat Motor Kawasaki W175"

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel