8 Cara Mengatasi HP Lemot Dijamin Ampuh

Membahas tentang 8 Cara Mengatasi HP Lemot Dijamin Ampuh, pada dasarnya tidak luput dari berbagai masalah seperti memori internal penuh, kapasitas RAM kecil, serta masih banyak yang yang lainnya.

Dalam hal ini, hp lemot bisa terjadi pada semua merk ponsel, baik itu Oppo, Vivo, Xiaomi, Realme, Samsung, ataupun ponsel lain yang menggunakan sistem operasi android.

8 Cara Mengatasi HP Lemot Dijamin Ampuh

Masalah hp lemot terkadang selalu muncul ketika ponsel habis di upgrade, terlalu lama bermain internet, setelah di root, atau bahkan menjadi panas berlebihan (Overheat).

Maka dari itu, sudah sepatutnya jika anda mencari referensi supaya berbagai permasalahan tersebut bisa segera teratasi.

8 Cara Mengatasi HP Lemot Dijamin Ampuh

Secara tidak sadar, terkadang masalah hp lemot membuat kita sedikit kesal, khususnya pada saat ponsel tersebut dibutuhkan.

Meski untuk keluaran terbaru seperti sekarang, berbagai merk ponsel sudah membenamkan memori internal dan RAM yang besar, namun hal tersebut bukan bentuk jaminan bahwa ponsel anda akan baik-baik saja.

Nah, beberapa penyebab dari hp lemot tersebut bisa dipicu oleh faktor usia, seperti halnya lama pemakaian, penggunaan aplikasi, dan juga beberapa hal yang tidak terduga.

Namun secara umum, masalah sering muncul ketika ponsel terkena aie, terkena tindih (tidur atau ditaruh dalam saku), atau bisa juga karena guncangan.

Untuk tetap nyaman dan normal ketika menggunakan hape android, khususnya mencegah ponsel lelet atau lemot, maka tidak ada salahnya jika mencoba beberapa tips berikut :

Cara Cepat Dan Mudah Mengatasi HP Android Lemot

Bagi yang sudah paham dengan tata cara penggunaan ponsel, maka sudah semestinya jika tidak sembarangan dalam mengoperasikan smartphone tersebut.

Dalam hal ini, juga harus diperhatikan tentang bagaimana supaya hape lebih terawat dan tetap kencang meski sudah lama dipakai.

Untuk mempersingkat waktu, mungkin beberapa tips ini akan sangat membantu bagi anda yang membutuhkan.

1. Copot Aplikasi Yang Tidak Penting

Perlu diketahui, kebanyakan aplikasi yang terpasang pada hp android juga berpengaruh pada kinerja android. Sehingga secara tidak langsung akan membuat ponsel menjadi lemot.

Mungkin ada sedikit keinginan untuk menginstall beberapa aplikasi dalam satu perangkat. Terlebih ada begitu banyak permainan, atau aplikasi lain yang bisa diperoleh dari Play Store.

Akan tetapi, sebelum anda install aplikasi tersebut, mungkin akan lebih baik jika mengecek ketersediaan memori internal terlebih dahulu.

Walaupun ketersediaan memori begitu besar, namun lebih baik aplikasi tersebut dikurangi. Jika memang terpaksa, anda harus menghapus beberapa aplikasi dulu untuk menginstall yang baru.

Menurut dari pengalaman, semakin banyak aplikasi yang terinstall pada ponsel, maka akan semakin banyak pula aplikasi yang berjalan di latar belakang.

Hal tersebut sekaligus akan memakan kapasitas RAM dan membuat kinerja ponsel menjadi terhambat.

Terlepas dari itu, memori internal juga akan sesak dengan data aplikasi yang diperlukan oleh masing-masing aplikasi.

Intinya, makin banyak aplikasi, maka kapasitas RAM dan memori internal akan tersisa sedikit. Sangat pantas jika ponsel anda menjadi lemot.

2. Update Sistem Dan Aplikasi Yang Diperlukan

Memperbarui sistem pada ponsel sangat penting anda lakukan, khususnya jika sudah tersedia versi update terbaru.

Update tersebut umumnya dilakukan untuk memperbaiki beberapa kekurangan yang terdapat pada ponsel. Dengan kata lain, ketika sesudah di perbarui, maka kinerja ponsel akan lebih maksimal.

Proses apdate sistem sendiri berbeda-beda pada setiap merek atau produk. Namun secara umum, bisa di cek melalui Pengaturan >> Pembaruan Sistem.

Terlepas dari itu, penggunaan di beberapa aplikasi juga terasa begitu lelet. Dalam hal ini, anda harus mengutamakan terlebih aplikasi mana yang sering dipakai (diperlukan).

Baru selanjutnya, lakukan update pada beberapa aplikasi yang tergolong penting tersebut. Caranya ialah dengan masuk pada aplikasi Play Store >> Aplikasi & Games Saya. Baru akan muncul beberapa aplikasi yang perlu di update.

3. Matikan Aplikasi Latar Belakang

Pada beberapa aplikasi android, khususnya yang di install daro Play Store, terkadang memang di desain khusus untuk berjalan secara otomatis di latar belakang.

Akan tetapi, ada pula beberapa pabrikan ponsel yang menginstall aplikasi khusus yang tidak bisa dihapus atau di copot (bloatware).

Yang terbilang cukup menyebalkan, aplikasi bloatware ini akan terus berjalan di latar belakang meski tidak sedang dipakai.

Tentu secara tidak langsung akan mengurangi kapasitas RAM dan sekaligus mengurangi atau memperlambat kinerja hape android.

Untuk bisa mengatasi masalah tersebut, anda bisa menghentikan aplikasi bloatware dengan cara mendisable-nya.

Terbilang sederhana, caranya ialah dengan masuk pada pengaturan dan cari Autostart. Sehingga anda bisa mengecek beberapa aplikasi yang berjalan otomatis.

Pilih dan atur aplikasi saja yang bisa berjalan di balik layar, khususnya beberapa aplikasi yang bisa memakan memori dalam jumlah besar.

4. Jangan Pasang Aplikasi AntiVirus Yang Tidak Penting

Bagi pengguna android yang sudah paham, penggunaan anti virus hanya bisa memperlambat kinerja ponsel. Hal ini sama saja dengaan beberapa aplikasi yang bisa berjalan terus menurus di latar belakang.

Kondisi tersebut tentunya akan menguras begitu banyak kapasitas RAM, sehingga hape android menjadi semakin lemot.

Pada dasarnya, aplikasi yang di install dari Playstore sudah aman untuk dipakai, pasalnya dilengkapi dengan Google Play Protect, yang menjadikan aplikasi lebih aman.

Fungsi Play Protect disini, ialah untuk memindai aplikasi sebelum anda menginstallnya, sehingga selama proses install, hp terjamin dari serangan virus.

Terlebih lagi, Google akan secara berkala memperbarui kemampuan pemindaian dari Play Protect. Sehingga untuk kedepan, fungsi dari pencegahan dan mengatasi ancaman virus lebih terjamin.

Nah dikarenakan tidak memerlukan aplikasi anti virus dari pihak ketiga, maka sebaiknya anda hapus saja untuk menghemat pemakaian kapasitas RAM serta memori internal.

Secara tidak langsung, performa atau kinerja dari ponsel android pun akan tetap cepat dan optimal.

5. Jangan Memakai Widget Terlalu Banyak

Penambahan widget seperti halnya jam, pemutar musik atau sejenisnya, mungkin akan lebih mempermudah dalam pengoperasian ponsel.

Akan tetapi, hal tersebut justru memberikan dampak buruk untuk kinerja ponsel menjadi lebih lambat.

Secara tidak langsung, widget tersebut memaksa ponsel mengaktifkan beberapa aplikasi yang berjalan dibalik layar.

Maka dari itu, gunakan widget yang paling diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti halnya ham atau perkiraan cuaca.

6. Menonaktifkan Update Otomatis

Mungkin fitur update otomatis memberikan kemudahan dan lebih efisien untuk mempersingkat waktu. Akan tetapi, ada pula yang berpikir jika kuota data mereka sering terkuras habis.

Terlepas dari itu, fitur ini juga menjadi beban pada penggunaan RAM. Sehingga secara tidak langsung berimbas pada kinerja perangkat.

Untuk menonaktifkan fitur tersebut, bisa menggunakan dua alternatif, yakni fitur udpate otomatis sistem, dan juga update otomatis pada aplikasi Playstore.

7. Membersihkan Cache dan Aplikasi Yang Baru Dipakai

Cache merupakan data sementara dari aplikasi yang tengah atau pernah anda pakai. Dengan pemanfaatan cache ini, maka ponsel android akan lebih cepat dalam membuka aplikasi.

Hal tersebut dikarenakan semua data yang diperlukan sudah diakses sebelumnya. Akan tetapi, dibalik manfaat yang tersimpan tersebut, ternyata cache juga mempunyai kekurangan yang membuat hape terasa semakin lemot.

Beberapa produk atau vendor ponsel android menawarkan berbagai cara untuk membersihkan memori cache tersebut.

Termasuk juga dengan cara masuk pada setting >> App, dan pilih all. Selanjutnya pilih menu clear cache untuk memberikan semua data yang tersimpan.

Dan untuk cara pintas, setiap merek mempunyai cara yang berbeda. Coba anda tab pada salah satu papan di Home, atau Pilihan (Garis Tiga Kiri Bawah). Selanjutnya tekan silang (x) untuk membersihkan riwayat aplikasi yang pernah dibuka.

8. Lakukan Factory Reset / Reset Data Pabrik / Format Ulang

Ketika semua cara yang sudah kami jelaskan diatas tidak memberikan hasil yang signifikan, maka cara yang terakhir ialah dengan melakukan kembali ke pengaturan pabrik.

Kelebihan dari langkah ini, ialah memberikan performa ponsel sama halnya seperti baru dibeli. Sebab semua data aplikasi yang tersimpan akan terhapus secara otomatis.

Sedangkan untuk kekurangannya, semua data yang ada pada aplikasi, pengaturan, dan beberapa hal lainnya, akan ikut kosong dan kembali seperti baru.

Dengan kata lain, format ulang ini bisa menghapus semua data dan yang tersisa hanyalah beberapa data beserta aplikasi bawaan pabrik.

Untuk sekedar saran, ada baiknya jika membackup semua data yang dianggap penting pada penyimpanan eksternal. Baik itu micro SD ataupun flasdisk (bagi yang mendukung OTG).

Sehingga ketika ponsel sudah di reset data pabrik, maka anda bisa mengembalikan file yang sudah di backup tadi pada hape.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum mengenai 8 Cara Mengatasi HP Lemot Dijamin Ampuh. Semoga bisa membantu.

Belum ada Komentar untuk "8 Cara Mengatasi HP Lemot Dijamin Ampuh"

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel